Mengapa Perlu Awasi Anak Berinternet?

Perkembangan teknologi yang sangat cepat saat ini telah mengantar anak-anak bahkan balita untuk mengenal gadget dan internet. Namun, perlukah orang tua ikut mengawasi anaknya dalam berinternet?

anak-internet

[Ads] Download eBook Gratis tanpa syarat, tanpa harus registrasi.

Berdasarkan hasil survey, 1 dari 5 orang tua kehilangan uang serta data-data penting karena ulah anak mereka dalam berinternet yang luput dari pengawasan orang tua. Berikut ini adalah ulasan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di dunia maya.

Survey oleh B2B International dan Kaspersky Lab memaparkan hasil yang mencengangkan. 11% orang tua mengaku bahwa anak mereka mengakses konten yang tidak pantas. Terlebih lagi, hal yang demikian mudah sekali terjadi di Indonesia.

Warnet dan pusat game online seringkali dikunjungi anak-anak sekolah sampai sore bahkan malam hari bukannya untuk mencari informasi tetapi untuk mengakses situs-situs terlarang. Terkadang banyak pula dari para netter yang menampilkan iklan kurang pantas di situs maupun blog mereka yang mempermudah anak-anak untuk mempelajari hal yang belum pantas.

Dipaparkan dalam survey tersebut bahwa 10 persen responden menyatakan anak mereka tidak sengaja menghapus data penting dan 5 persennya mengaku anaknya telah membagi data itu kepada orang lain, 7 persen responden memiliki bukti bahwa anak-anak mereka berkomunikasi dengan orang asing.

Belum lagi dengan tagihan belanja online yang dilakukan anak mereka ke akun App store mereka. Akibatnya, 18 responden keluarga mengalami kehilangan finansial dan data penting yang merugikan akibat ulah anak mereka dalam berinternet.

Menurut Kaspersky, orang tua harus mengawasi anaknya dalam berselancar di dunia maya misalnya dengan menggunakan Parental Control yang biasanya disertakan dalam software keamanan internet. Cara ini menawarkan keramahan untuk melindungi anak-anak di dunia maya. Orang tua dapat memblokir situs  yang dianggap kurang bagus dan melampirkan konten yang tak pantas untuk anak dan menghapusnya dari pencarian.

Selain mengawasi anak-anak, keterlibatan orang tua dengan aktivitas computing anak juga akan mengurangi dampak anti sosial si anak yang timbul karena terlalu sering bergumul dengan teknologi dan lupa bersosial. Orang tua harusnya bisa menjadi teman sekaligus pembimbing untuk anaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *